Minggu, 23 Juli 2017

Angkot Kota Bogor Ikutan Mogok Operasi

id demo, angkot, angkutan umum, supir, tansportasi online, perumahan Ciomas, jurusan Ciomas-Merdeka, ojek online, Organda Kota Bogor, Moch Ischak,Bogor
Angkot Kota Bogor Ikutan Mogok Operasi
Anggota Polresta Bogor Kota mengawal aksi mogok angkot di Terminal Laladon, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/3). (Foto Antara/Arif Firmansyah).
Pagi tadi angkot masih terlihat beroperasi, hingga saat ini jumlah angkot yang beroperasi di pusat kota juga terlihat sepi dari biasanya.
Bogor (Antara Megapolitan) - Aksi mogok sopir angkot juga berimbas ke Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa pagi, moda transportasi umum tersebut terlihat sepi beroperasi di sejumlah titik.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bogor Kota, Kompol Bramastyo Priaji menyebutkan, sempat terjadi penumpukan penumpang khususnya para pekerja dan pelajar terutama di wilayah perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor.

"Pagi tadi angkot masih terlihat beroperasi, hingga saat ini jumlah angkot yang beroperasi di pusat kota juga terlihat sepi dari biasanya," kata Bramastyo.

Menurut Bramastyo, sejak pagi pihaknya tela mengerahkan sejumlah unit mobil Dalmas dan rangger untuk mengakomodir pelajar yang kesulitan mendapatkan angkot.

Mobil unit diberdayakan sejak pagi, mengangkut penumpang diprioritaskan pelajar dan juga pekerja yang beraktivitas di pagi hari.

Sementara itu, menurut Bramastyo situasi arus lalu lintas di pusat Kota Bogor terpantau lancar. Di sejumlah titik masih terlihat ada warga yang menunggu angkutan umum.

Berbeda dengan di wilayah perbatasan banyak terjadi penumpukan penumpang yang tidak kedapatan angkutan akibat aksi mogok yang dilakukan para supir.

Gaisha (30) warga Ciomas menginformasikan, di wilayahnya masih belum ada angkot yang beroperasi begitu pula dengan transportasi online.

Gaisha terpaksa menggunakan moda ojek pangkalan dari rumah menuju Sekolah Tinggi Teknologi Pertanian (STTP) yang berjarak kurang dari lima kilo meter.

Ia dikenai tarif Rp25 ribu dari kawasan rumahnya menuju STTP Pertanian yang terletak di Pasir Kuda, Kota Bogor.

"Kalau naik angkot biasanya dua kali naik, tarifnya tidak sampai Rp10, kalau ojek online juga cuma Rp10 ribu, tapi karena terdesak kebutuhan saya naik ojek pangkalan minta tarif Rp25 ribu," katanya.

Editor: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga