Selasa, 22 Agustus 2017

Armada Dikerahkan Akomodir Penumpukan Penumpang Di Bogor

id demo, demo supir angkot, aksi mogok, supir angkot, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, keributan, ojek daring, Jl Sholis Iskadar, bogor
Armada Dikerahkan Akomodir Penumpukan Penumpang Di Bogor
Sejumlah warga menumpang truk bantuan Polresta Bogor Kota, di jalan Ibrahim Adjie, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (20/3). (Foto Antara/Aditya A Rohman/Dok).
Armada bantuan kita kerahkan sejak sore tadi, hingga malam ini masih berkeliling mengakomodir warga khususnya di wilayah perbatasan.
Bogor (Antara Megapolitan) - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat mengerahkan armada khusus untuk mengakomodir warga yang kesulitan mendapatkan angkutan dengan adanya aksi mogok para supir angkot, Senin.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebutkan armada dikerahkan sebanyak empat unit mobil Satpol PP, mobil karyawan Pemkot, dibantu armada mobil Kodim 0606 dan Polresta Bogor Kota.

"Armada bantuan kita kerahkan sejak sore tadi, hingga malam ini masih berkeliling mengakomodir warga khususnya di wilayah perbatasan," kata Bima.

Bima menyebutkan angkot di Kota Bogor tidak melakukan demo, angkot tetap beroperasi di pusat kota. Aksi unjuk rasa dilakukan oleh armada angkot dari wilayah Kabupaten Bogor.

"Tetapi ada juga angkot kota yang berada di wilayah perbatasan ikut kena imbas, karena ada aksi sweeping ini," kata Bima.

Bima menyebutkan pihaknya bersama jajaran Kodim dan Polreta Bogor Kota telah berkoordinasi dan mengantisipasi untuk esok harinya, agar tidak ada warga yang terlantar karena aksi mogok supir.

Bima juga memastikan situasi di wilayah Kota Bogor, hingga malam ini berangsur pulih. Keributan antara supir angkot dan ojek daring terjadi di Jl Sholis Iskadar, yang dilalui oleh angkot trayek 32 yang merupakan wilayah Kabupaten Bogor.

"Jadi yang bentrok itu angkot kabupaten dengan ojek daring. Kota Bogor terkena imbasnya," katanya.

Terkait adanya pengendara ojek daring yang ditabrak oleh angkot, Bima telah menjenguk korban dan memastikan korban murni karena tabrakan bukan ditabrak oleh supir angkot.

"Saya sudah konfirmasi dan mendatangi langsung korban di rumah sakit. Korban memang pengendara ojek, mengalami kecelakaan murni bukan ditabrak, kakinya patah, saat sudah ditangani oleh kepolisian," kata Bima.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Bogor Kota Kompol Bramastyo Priaji menyebutkan situasi arus lalu lintas di Kota Bogor sudah kondusif, tidak ada lagi penumpukan penumpang.

Demikian pula situasi di lokasi keributan di Jl Sholis Iskandar sudah berangsur normal. Arus lalu lintas berangsur lancar, dan keributan sudah tertangani.

Editor: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga