Minggu, 26 Maret 2017

Pemkot Sukabumi Siap Sukseskan Pilkada 2018

id pilkada 2018, sukseskan pilkada, Wali Kota Sukabumi, M Muraz, Pilgub Jabar, Komisi Pemilihan Umum, KPU, PNS, ASN, aparatur sipil negara, isu hoax, su
Pemkot Sukabumi Siap Sukseskan Pilkada 2018
Ilustrasi - Pilkada serentak. (Ist)
Tahapan pilkada diperkirakan akan dimulai setelah lebaran dan kami sudah menyiapkan segalanya. Pilkada Kota Sukabumi ini juga berbarengan dengan Pilgub Jabar.
Sukabumi (Antara Megapolitan) - Pemerintah Kota Sukabumi sudah siap menyukseskan pelaksana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 yang digelar serentak bersama 15 kota dan kabupaten di Jawa Barat.

"Tahapan pilkada diperkirakan akan dimulai setelah lebaran dan kami sudah menyiapkan segalanya. Pilkada Kota Sukabumi ini juga berbarengan dengan Pilgub Jabar," kata Wali Kota Sukabumi M Muraz di Sukabumi, Sabtu.

Menghadapi pilkada ini, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan mulai dari tahapan, pengamanan dan lain-lain agar pelaksanaan pesta demokrasi rakyat ini berjalan dengan lancar tanpa adanya pertikaian.

Sementara untuk anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp10 miliar hingga Rp20 miliar termasuk dana cadangan, sehingga setelah memasuki tahapan kegiatan bisa dicairkan.

"Kami juga terus berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat untuk mempersiapkan segala kebutuhannya, karena waktu mulai tahapan sudah semakin dekat," tambahnya.

Di sisi lain, menurut Muraz walaupun pelaksanaannya masih satu tahun lagi tetapi aura pilkada sudah mulai terasa, bahkan suhu politik pun meningkat meskipun saat ini belum ada calon kepala daerah tapi baru bakal calon saja.

Selain itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh PNS atau ASN (aparatur sipil negara) di lingkungan Pemkot Sukabumi agar tetap netral dan jangan menggiring warga untuk memilih hanya kepada salah satu calon saja.

Lanjut dia, dengan suhu politik yang terus meningkat apalagi terpengaruhi kondisi perpolitikan nasional dan Pilkada DKI Jakarta seluruh masyarakat juga diimbau agar tidak saling serang karena berbeda pilihan serta jangan percaya terhadap berita-berita atau isu hoax.

Editor: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga