Minggu, 30 April 2017

Adara Bantu Keluarga Miskin di Gaza

id Adara Bantu Keluarga Pejuang Palestina, Israel, Komite Nasional untuk Rakyat Palestina, KNRP, Adara Relief Internationa, Nurjanah Hulwani
Adara Bantu Keluarga Miskin di Gaza
Humas dan Pengembangan Sumber Daya Ghirass for Society Development, Mehieddine M. Seyfeddine (kiri) dan Ketua Adara Relief International, Hj. Nurjanah Hulwani (kanan) melakukan serah terima dokumen bantuan bagi keluarga pejuang Palestina di Jakarta, Jumat.
Bantuan ini akan diprioritaskan untuk program-program pemberdayaan para keluarga miskin di Gaza.
Jakarta (Antara Megapolitan) - Adara Relief International menyerahkan bantuan untuk keluarga miskin di Gaza akibat agresi zionis Israel..

"Bantuan ini akan diprioritaskan untuk program-program pemberdayaan para keluarga miskin di Gaza, sehingga bukan hanya ikan yang kami berikan namun juga kail untuk bekal hidup mereka," kata Ketua Adara Relief International, Hj. Nurjanah Hulwani, S.Ag, M.E usai menyerahkan bantuan di kantor Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Jakarta, Jumat.

Bantuan tersebut berupa uang senilai 50.000 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp667.500.000 dari masyarakat Indonesia yang dititipkan melalui Adara Relief International, diserahkan melalui lembaga kemanusiaan untuk Palestina, Ghirass For Society Development.

Sementara itu Humas dan Pengembangan Sumber Daya Ghirass for Society Development, Mehieddine M. Seyfeddine, menyatakan bahwa lembaga ini sejak tahun 2004 sudah berkiprah membantu anak-anak yatim dan para janda yang telah ditinggal wafat kepala keluarganya akibat agresi zionis Israel.

"Yang kami lakukan tidak hanya memberikan santunan atau kafalah kepada anak-anak yatim dan para janda, namun semua kebutuhan mereka kami coba penuhi," ujar Mehieddine.

Lebih lanjut, Humas lembaga yang berpusat di Libanon ini memaparkan bahwa dari 2.500 anak yatim yang perlu dibantu, masih ada 1.700 anak yang belum mendapatkan bantuan.

"Kami berharap bantuan datang dari masyarakat muslim di Asia khususnya di Indonesia, supaya bisa menambah jumlah anak yatim yang dibantu," tutur Mehieddine.

Ke depan, mereka akan membangun Skill Youth Center di Gaza di atas lahan seluas 3.000 meter per segi, sebagaimana mereka telah membangun Bee Skill Center di Libanon yang telah memberi pelatihan keterampilan hidup bagi 1.200 anak.

Editor: Feru Lantara

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga