Jumat, 28 Juli 2017

Dua Menteri Hadiri Peresmian Museum Nusantara Purwakarta

id Museum Diorama Nusantara, Bale Panyawangan Nusantara, Menko Kemaritiman, Luhut Pandjaitan, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, wisatawan, purwakarta
Dua Menteri Hadiri Peresmian Museum Nusantara Purwakarta
Menko kemaritiman Luhut Panjaitan (kanan) bersama Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat meninjau museum diorama Nusantara Purwakarta, Jawa Barat. (Foto Humas Pemkab Purwakarta).
Museum ini cukup bagus. Saya juga kagum dengan Purwakarta, kotanya bersih.
Purwakarta (Antara Megapolitan) - Dua menteri kabinet kerja menghadiri peresmian Museum Diorama Nusantara atau Bale Panyawangan Nusantara Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu.

Dua menteri kabinet kerja yang menghadiri kegiatan tersebut ialah Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

"Museum ini cukup bagus. Saya juga kagum dengan Purwakarta, kotanya bersih," kata Luhut.

Ia mengaku menyambut baik museum yang dibangun oleh Pemerintah Purwakarta. Sebab dalam museum itu cukup kreatif dan isinya beraneka ragam.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan, Museum Diorama Nusantara yang disebut sebagai Bale Panyawangan Nusantara dibangun dengan berbasis digital.

Hal tersebut dilakukan karena selama ini museum hanya terkesan kumpulan batu-batu dan tulisan-tulisan.

"Gedung museum ini sebelumnya difungsikan sebagai kantor-kantor Ormas," katanya.

Museum Diorama Nusantara menyajikan mengenai sejarah di Nusantara. Mulai dari zaman prasejarah, kerajaan, penjajahan, kemerdekaan, sampai sejarah masa kini. Supaya lebih menarik, sejarah ini dikemas dengan teknologi digital.

Dedi mengaku sudah membangun sejumlah museum berbasis digital. Ke depan akan dibangun lagi beberapa museum lainnya berbasis digital.

Diharapkan ke depannya wilayah perkotaan bisa menjadi tujuan bagi wisatawan yang mengunjungi museum-museum berbasis digital.

Sedangkan di wilayah perdesaan, bisa menarik wisatawan dengan menyajikan pemandangan alam dan kehidupan perdesaan.

Editor: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga