Selasa, 21 Februari 2017

Chelsea Dibuat Kecewa Namun Memperbesar Keunggulan Puncak Klasemen

id Chelsea, Dibuat, Kecewa, Namun, Memperbesar, Keunggulan, Puncak, Klasemen, Juara, Burnley, Tottenham Hotspur, Arsenal, Liverpool, Liga Inggris, Eropa
Chelsea Dibuat Kecewa Namun Memperbesar Keunggulan Puncak Klasemen
Eden Hazard, pemain bintang sepak bola Chelsesa pada musim komptisi 2016-2017. (Google.Co.Id/Dok).
City yang saat ini diasuh Pep Guardiola memiliki peluang untuk memangkas keunggulan City kembali menjadi delapan angka, jika mereka menang di markas Bournemouth pada Senin.
London (Antara/Gracenote/Antara Megapolitan) - Chelsea dibuat kecewa namun tetap memperbesar keunggulan mereka menjadi sepuluh angka di puncak klasemen Liga Inggris, setelah Burnley menahan imbang mereka 1-1 pada Minggu.

Bagaimanapun, juara bertahan Leicester City, semakin terperosok dalam masalah, ketika kekalahan 0-2 dari Swansea City membuat mereka hanya unggul satu angka atas zona degradasi.

Mereka tetap berada dalam bahaya menjadi juara Inggris pertama yang terdegradasi setahun setelah memenangi gelar, sejak Manchester City mencatatkan hal serupa pada 1938.

City yang saat ini diasuh Pep Guardiola memiliki peluang untuk memangkas keunggulan City kembali menjadi delapan angka, jika mereka menang di markas Bournemouth pada Senin.

Pada pertandingan yang berlangsung menghibur di kandang Burnley, yang dimainkan di tengah turunnya salju, Pedro membawa Chelsea memimpin terlebih dahulu dengan memaksimalkan operan Victor Moses, namun tuan rumah mampu bangkit dan menyamakan kedudukan pada pertengahan babak pertama melalui tendangan bebas melengkung Robbie Brady, yang melakukan debut penuhnya.

Burnley, yang promosi musim lalu, naik satu posisi ke peringkat ke-12 dan sangat layak mendapatkan satu angka untuk semangat dan kualitas mereka. Mereka mendulang 29 angka dari 30 angka yang dikoleksinya di musim ini melalui laga-laga kandang.

Mereka membatasi sang pemuncak klasemen untuk hanya melepaskan dua tembakan ke gawang, termasuk gol yang masuk, yang membuat manajer Chelsea Antonio Conte berkesimpulan bahwa timnya semestinya mampu tampil mendapatkan hasil yang lebih baik dengan 71 persen penguasaan bolanya.

"Kami harus kecewa pada titik ini karena menurut saya ini merupakan tipe permainan yang dapat kami menangi," kata Conte.

"Kami memulainya dengan sangat baik dan menciptakan sejumlah peluang untuk mencetak gol. Kami semestinya dapat membunuh pertandingan namun hal itu tidak terjadi."

"Sekarang yang penting adalah untuk memulainya kembali."
Gol penyama kedudukan Brady diyakini menjadi gol pertama yang bersarang ke gawang Chelsea dari tendangan bebas langsung selama kurun waktu empat tahun.

"Para pemain tampil bagus dan hal ini memperlihatkan seperti apa mereka," kata pencetak gol Brady kepada Sky Sports.

Manajer Sean Dyche mengatakan hasil ini merupakan penghormatan untuk keberanian.

"Mentalitas adalah hal utama yang membuat saya senang," ucapnya.

"Kami ingin melakukan apa yang kami lakukan. Selama 20 tahun pertama kami tidak dapat melakukannya dengan baik, namun saya super senang dengan reaksi terhadap gol mereka."

"Anda berhadapan dengan tim bagus dan kami membatasi mereka sehingga hanya menghasilkan dua tembakan ke gawang."

Laju buruk Leicester berlanjut dan mereka kini tidak pernah menang dalam 15 pertandingan tandang di liga sejak April atau mencetak gol dalam enam pertandingan liga sejak 2017.

Manajer Claudio Ranieri, yang tetap mendapat kepercayaan melalui pernyataan ofisial klub pada pekan lalu, melihat timnya tertinggal dua gol dari Swansea sebelum turun minum melalui gol-gol yang dibukukan Alfie Mawson dan Martin Olson.

Mereka sedikit berkembang setelah ia melakukan dua pergantian pemain pada babak kedua, namun Lukasz Fabianski tidak perlu melakukan banyak hal di mana ia hanya mencatatkan satu penyelamatan dari penyerang Aljazair Islam Slimani.

Leicester kini memiliki jeda untuk pertandingan Piala FA di markas Millwall dan kemudian pertandingan Liga Champions melawan Sevilla, sebelum pertandingan-pertandingan liga menghadapi Liverpool dan rivalnya di zona degradasi Hull City.

Penerjemah: A.R.A Adipati/Suharto.

Editor: M. Tohamaksun

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Top News
Baca Juga